Selamat Datang

SELAMAT DATANG semoga Anda nyaman di blog sederhana ini semoga tidak membosankan

Senin, 25 Agustus 2014

Perjalanan Hidupku

Seorang penjual buah keliling

melihat 2 org pemuda naik motor

dengan suara kenceng, kata Beliau;

nah itu tu, dulu org jepang susah

bahkan ga bisa ngalahin org

Indonesia, dgn kcerdasannya

mereka bikinlah tuh sagala motor

mobil akibatnya mereka yg

terlena tidak menggunakan

semestinya matilah karna

kecelakaan lalulintas. Kemudian

org2 kafir, mereka ngga bisa

ngahin Islam, lalu bagaimana?

Mereka ngga putus asa dengan

kecerdasannya mereka bikin tuh

yg namanya tipi, hp, mereka yg

lalai, terlena lupa wkt sholat lupa

wkt ngaji. Denger adzan.. "nanti

ah lg seru sinetronnya, abis

sinetron berita gosip" anak2 jmn

sekarang susah di suruh ngaji

padahal ngaji timbang deket. Dulu

jmn Bpk muda, ngaji itu jauh

puluhan kilometer, di bela2in

berangkat.

Masya Alloh ternyata nasihat itu

bisa dtg dari mana aja.

Yg perlu di garis bawahi dlm

ucapan bpk di atas ialah "MEREKA YG LALAI, MEREKA YG TERLENA"

kita memang tidak bisa

menghindari dunia yg

mengglobal ini tapi kita harus

punya filter, gunakan segala

fasilitas dunia ini untuk mencapai

ridho-Nya

Selasa, 12 Agustus 2014

Perjalanan Hidup


Di dekat stasiun Lemah Abang - Cikarang saya bertemu dengan org ini, pas saya tanya dari mana dan mau kemana katanya ; dari Warung bongkok - Cibitung dan ngga tau mau kemana mengikuti langkah kaki aja (dia berjalan dgn kursi roda) lalu saya tanya apakah punya saudara, anak? Kata beliau; ada, anak juga ada. Terus kenapa ga ikut mereka? Katanya; ga ada yg mau ngurusin, bahkan anaknya pun ga mau katanya pada repot ngurusin rumah tangganya masing-masing. Beliau banyak bercerita yg sangat menyedihkan. Apa iya pepatah jawa "nek wong tuo mulyo kabeh anak bisa dadi raja, tapi bek anak sing multo wong tuo biso dadi pembantune" di jaman sekarang benar" trjadi? Sungguh di jaman seperti ini tlah terjadi pergeseran nilai" moralitas, dimana tontonan sering di anggap tuntunan sedangkan tuntunan sering di anggap tontonan. Sayangi org tua kita apa pun keadaan mereka, karena merekalah yg menjadikan kita hebat, menjadikan kita sukses, hingga kita bisa menjadi seperti ini.

Jumat, 04 Juli 2014

Puasa Romadhon

Menurut bahasa syiam/puasa berarti "menahan diri"

Menurut Syara' ialah = "manahan diri dari segala sesuatu yang membatalkannya dari mulai terbit fajar hingga terbenam matahari, karena perintah Alloh semata-mata, dengan di sertai niat dan syarat2 tertentu.

Puasa ramadhon adalah salah satu sendi ibadah yg di lakukan pada bulan ramadhan selama 1 bulan (29/30) hari. Ketentuan yg mewajibkan puasa ini ialan firman Alloh S.W.T yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, di wajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana di wajibkan orang-orang sebelum agar kamu bertaqwa.

(Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka jika di antara kamu ada yg sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang di tinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fid-yah, (yaitu) : memberi makan seorang miskin, maka barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan maka itulah yg lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

(beberapa hari yang di tentukan itu ialah) bulan ramadhan, bulan yang di dalamnya di turunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil). Karena itu barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklan Ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), sebanyak hari yang di tinggalkannya itu pada hari hari yang lain. Alloh menghendaki kelonggaran bagimu, dan tdiak menghendaki kesempitan bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya, dan hendaklah kamu mengagungkan Alloh atas petunjukNya yang di berikan kepadamu supaya kamu bersyukur. (S. AL-BAQOROH : 183-185)

Di dalam hadist juga di jelaskan tentang kewajiban puasa ini sebagai mana sabda Nabi S.A.W Yang artinya: Islam di tegakan atas lima dasar:

1. Bersaksi bahwa Tiada tuhan (yang patut di sembah) melainkan Alloh dan Muhammad SAW. utusan-Nya

2. Mengerjakan sholat

3. Membayar zakat

4. Mengerjakan Haji

5. Berpuasa pada bulan ramadhan (H.R Bukhori, Muslim, dan Ahmad)

Dan dari Abi Hurairoh ra. berkata: Rosululloh saw. Bersabda: "Alloh telah berfirman: Semua amal kelakuan anak Adam dapat di campuri hawa nafsu, kecuali puasa, maka itu melulu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya. Dan puasa itu sebagai perisai, maka jika seorang sedang berpuasa, janganlah berkata keji atau ribuut ribut, dan kalau seorang mencaci maki padanya, atau mengajak berkelahi maka hendaklah di katakan padanya : Aku berpuasa. Demi Alloh yang jiwaku ada di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa bagi Alloh lebih harum dari bau misik (kasturi). Dan untuk orang puasa dua kali masa gembira, yaitu ketika akan berbuka puasa, dan ketika menghadap Tuhan akan gembira benar, menerima pahala puasanya. (H.R Bukhori dan Muslim)

Selasa, 17 Juni 2014

Cara tautkan blog ke facebook otomatis

Cara menautkan blog kita secara otomatis

biar update posting kita langsung tayang di

facebook.

1. masuk akun facebook anda


2. Masuk alamat ini disini lalu riset

acoont


3. lalu klil add new publising plan, masukan

alamat blog anda pilih 0 maximal post agar

lebih update dan klik save cange.

Silahkan mencoba semoga bermanfaat.

Hukum chating dengan lawan jenis bukan mahrom

Assalamualaikum,
Sebagaimana yang kita maklumi bahawa,
komunikasi dengan tulisan melalui
jaringan internet atau yang lebih dikenal
dengan 'chatting' baru muncul dan
popular beberapa tahun terakhir. Yaitu,
tepatnya setelah ditemui jaringan internet.
Karena itu dalam kitab-kitab ulama
terdahulu khususnya buku fiqh, istilah ini
tidak akan ditemui. Namun asas bagi
hukum 'chatting' ini sebenarnya sudah
dibahas oleh ulama, jauh sebelum jaringan
internet ditemukan.
'Chatting' dengan lawan jenis yang bukan
mahram sama halnya dengan berbicara
melalui telepon, SMS, dan berkiriman surat.
Semuanya ada persamaan. Iaitu sama-
sama berbicara antara lawan jenis yang
bukan mahram. Persamaan ini juga
mengandung adanya persamaan hukum.
Karena itu, ada dua perkara berkaitan yang
perlu kita bahas sebelum kita lebih jauh
membicarakan hukum 'chatting' itu
sendiri.
Pertama, adalah hukum bicara dengan
lawan jenis yang bukan mahram.
Kedua, adalah hukum khalwat.
Berbicara antara laki-laki dan perempuan
yang bukan mahram pada dasarnya tidak
dilarang apabila pembicaraan itu
memenuhi syarat-syarat yang sudah
ditentukan oleh syara'. Seperti
pembicaraan yang mengandungi
kebaikan, menjaga adab-adab kesopanan,
tidak menyebabkan fitnah dan tidak
khalwat. Begitu jika hal yang penting atau
berhajat umpamanya hal jual beli,
kebakaran, sakit dan seumpamanya maka
tidaklah haram.
Dalam sejarah kita lihat bahwa isteri-isteri
Rasulullah SAW berbicara dengan para
sahabat, ketika menjawab pertanyaan
yang mereka ajukan tentang hukum
agama. Bahkan ada antara isteri Nabi SAW
yang menjadi guru para sahabat selepas
wafatnya baginda iaitu Saidatina Aisyah
RA.
Dalam hal ini, Allah SWT berfirman yang
artinya:
"Karena itu janganlah kamu (isteri-isteri
Rasul) tunduk(yakni melembutkan suara)
dalam berbicara sehingga orang yang
dalam hatinya ada penyakit memiliki
keinginan buruk. Tetapi ucapkanlah
perkataan yang baik". (QS. al-Ahzab: 32)
Imam Qurtubi menafsirkan
kata 'Takhdha'na' (tunduk) dalam ayat di
atas dengan arti lainul qaul (melembutkan
suara) yang memberikan rasa ikatan dalam
hati. Yaitu menarik hati orang yg
mendengarnya atau membacanya adalah
dilarang dalam agama kita.
Artinya pembicaraan yang dilarang adalah
pembicaraan yang menyebabkan fitnah
dengan melembutkan suara. Termasuk di
sini adalah kata-kata yang diungkapkan
dalam bentuk tulisan. Karena dengan
tulisan seseorang juga bisa
mengungkapkan kata-kata yang
menyebabkan seseorang merasakan
hubungan istimewa, kemudian
menimbulkan keinginan yang tidak baik.
Termasuk juga dalam melembutkan suara
adalah kata-kata atau isyarat yang
mengandung kebaikan, namun ia boleh
menyebabkan fitnah. Iaitu dengan cara
dan bentuk yang menyebabkan timbulnya
perasaan khusus atau keinginan yang
tidak baik pada diri lawan bicara yang
bukan mahram. Baik dengan suara
ataupun melalui tulisan.
Jika ada unsur-unsur demikian ia adalah
dilarang meskipun pembicara itu
mempunyai niat yang baik atau niatnya
biasa-biasa saja.
Adapun khalwat, hukumnya dilarang
dalam agama Islam. Sebagaimana dalam
sabda Rasulullah SAW yang artinya:
"Janganlah ada di antara kalian yang
berkhalwat dengan seorang wanita
kecuali dengan mahramnya." (HR. Bukhari
dan Muslim)
Khalwat adalah perbuatan menyepi yang
dilakukan oleh laki-laki dengan perempuan
yang bukan mahram dan tidak diketahui
oleh orang lain. Perbuatan ini dilarang
karena ia dapat menyebabkan atau
memberikan peluang kepada pelakunya
untuk terjatuh dalam perbuatan yang
dilarang.
Kerana ada sabda Nabi SAW bermaksud:
"Tiadalah seorang lelaki dan perempuan
itu jika mereka berdua-duaan melainkan
syaitanlah yg ketiganya." (Hadis Sahih)
Khalwat bukan saja dengan duduk
berduaan. Tetapi berbual-bual melalui
telepon di luar keperluan syar'i juga dikira
berkhalwat. Karena mereka sepi dari
kehadiran orang lain, meskipun fisikal
mereka tidak berada dalam satu tempat.
Namun melalui telepon mereka lebih bebas
membicarakan apa saja selama berjam-jam
tanpa merasa dikawal oleh sesiapa
Dan haram juga ialah perkara-perkara
syahwat yang membangkitkan hawa nafsu
contohnya yang berlaku pada
kebanyakkan muda-mudi atau remaja-
remaja sekarang dimana sms atau email
atau Facebook atau seumpamanya
menjadi alat untuk memadu kasih yang
memuaskan nafsu di antara pasangan dan
masing-masing melunaskan keinginan dan
keseronokkan semata-mata.
Membincangkan perkara-perkara lucah
lebih-lebih lagi hukumnya adalah haram.
Kesimpulan :
Hukum chatting sama dengan menelepon
sebagai mana yang sudah kita terangkan
di atas. Artinya chatting di luar keperluan
yang syar'i termasuk khalwat. Begitu juga
dengan sms. Walaupun dengan niat
berdakwah. Karena berdakwah kepada
jenis lawan bukanlah suruhan agama
kerana Allah telah menetapkan untuk
berdakwah kepada lelaki adalah lelaki juga,
begitu juga sebaliknya.
Namun bila ada tuntutan syar'i yang
darurat, maka itu diperbolehkan sesuai
keperluan. Tentunya dengan syarat-syarat
yang sudah kita jelaskan di atas. Di sinilah
menuntut kejujuran kita kpd Allah dalam
mengukur sejauhmana urusan kita itu
satu keperluan atau mengikut nafsu
semata-mata. Dan kejujuran itu pula
bergantung sejauhmana iman kita kepada
Allah. Jika muraqabatillah kita kuat (yakni
merasa diri sentiasa dalam pandangan
Allah), maka itu yang akan menjadi
pengawal kita. Jika tidak maka kita akan
hanyut bersama orang-orang yang
terpedaya dengan teknologi moden ini.
Na'uzubillah.
Agak menyedihkan juga dengan kenyataan
saudari, bahawa dalam suasana nyata
saudari amat menjaga batas pergaulan
dengan lelaki bukan mahram, namun di
alam siber saudari bebas berbual mesra
tanpa batasan syara'. Saya percaya ramai
remaja muslimah yang terjebak ke dalam
situasi yang syubhah ini.
Internet sangat baik untuk kita, dimana ia
memudahkan banyak urusan kita tapi jika
kita menyalahgunakannya akan membawa
akibat buruk kepada akhlak dan
masyarakat kita.
Semoga jawapan ini dapat memandu para
muslim dan muslimah remaja atau dewasa
dalam melayari kehidupan yang penuh
ujian keimanan ini.
Alangkah bahagianya jika para remaja
muslim dan muslimah yang terdiri
daripada para intelek hari ini berpegang
teguh kepada tali agama iaitu taat kepada
perintah dan larangan Allah dalam setiap
urusan hidupnya. Semoga dengan itu Allah
akan menurunkan rahmah-Nya kepada
kita semua.
Dan semoga Allah menjauhkan kita dari
segala fitnah dunia yang sangat manis
pada pandangan mata.
Demikian yang dapat saya sampaikan.
Semoga mendapat manfaat.
Wallahu a'lam.
Ustazah Shahidah Sheikh Ahmad, IKRAM
Johor
Pebruari 5, 2012

Minggu, 20 April 2014

Dasar Sholat Tahajud

Sholat tahajud yakni sholat malam yg sangat di anjurkan, sebagaimana firman Alloh sbb: "Hendaknya engkau gunakan sebagian waktu malam itu untuk sholat tahajud, sebagai sholat sunat untuk dirimu, mudah-mudahan Tuhan akan membangkitkan engkau dengan kedudukan yang baik" (S. Bani Israil, ayat 79)

Selanjutnya firman Alloh SWT yang artinya: "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdo'a kepada Tuhannya dengan rasa takut dan menaruh harapan; dan sebagian dari apa yang Kami karuniakan itu mereka belanjakan" (S. As-sajadah, ayat 16)

Maksud ayat ini, mereka tidak tidur di waktu biasanya orang tidur lantaran mereka beribadah kepada Tuhan Alloh, dengan takun akan siksa-Nya dan mengharap akan ganjaran-Nya. Dan mereka berzakat dengan sebagian dari pemberian Alloh yang di berikan kepada mereka.

Orang2 yg suka beribadat sholat malam ialah orang2 yg terpuji menurut pandangan Alloh, sebagaimana firman-Nya: "Mereka itulah orang-orang yang di beri petunjuk oleh Alloh, karena itu ikutilah petunjuk seperti yang ada pada mereka" (S. Al-An'am, ayat 90)

Mereka yang di maksud dalam ayat ini adalah para Nabi dan Rosul Alloh.

Adapun hadits-hadits yang kita jadikan dasar tentang anjuran , yakni perintah sunat untuk melakukan sunat malam, antara lain sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya: "Kerjakanlah sholat malam, sebab itu kebiasaan orang-orang shaleh sebelummu dahulu, serta suatu jalan untuk mendekatkan kepada Tuhan, pula sebagai penebus kejahatan-kejahatan (dosa), pencegah dosa serta menghindari dari penyakit" (H.R Turmudzi dan Ahmad)

Dalam hadits lain di sebutkan, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya: "Bahwasanya di waktu malam ada suatu saatyang apabila kebetulan ada seorang muslim yang memohon kepada Alloh, akan kebajikan dunia dan akheratnya pasti Alloh akan mengabulkan kepadanya"

Senin, 14 April 2014

Arti Sholat Tahajud





sholat tahajud adalah sholat sunah yang di kerjakan pada waktu malam. Sedikitnya dua roka'at dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas.

Waktunya sesudah sholat 'Isya sampai terbit fajar. Sholat di waktu malam hanya dapat disebut tahajud, dengan syarat apa bila di lakukan setelah bangun dari tidur malam, sekalipun tidur itu hanya sebentar. Jadi apa bila di lakukan sbelumnya maka itu tidak disebut tahajud, tetapi sholat sunnat saja seperti witir dan sebagainya.

Kalau sudah di ketahui waktunya sholat ini dari waktu 'isya sampai subuh, sedang sepanjang malam ini ada saat-saat utama, lebih utama dan paling utama maka waktu yg panjang itu dapat kita bagi menjadi tiga bagian:


a. Sepertiga pertama yaitu kira kira dari pkl 19 sampai dengan pkl 22, ini saat utama.


b. Sepertiga kedua yaitu kira-kira pkl 22 sampai dengan pkl 1, ini saat yg lebih utama.


c. Sepertiga ketiga yaitu kira-kira pkl 1 sampai dengan masuknya waktu subuh, ini adalah saat paling utama.

Demikian lah menurut hadist Rosululloh SAW yg artinya; Perintah Alloh turun ke langit dunia di waktu tinggal yg sepertiga ahir dari waktu malam, lalu berseru: Adakah orang-orang yang memohon (berdoa), pasti akan Aku kabulkan, adakah orang meminta akan Aku beri, dan adakah orang yang mengharap/memohon ampunan pasti akan Ku ampuni baginya sampai tiba waktu subuh.