Testing post
Kamis, 23 Januari 2014
Keajaiban Mukjizat Sabda Rasulullah Salallahu A'laihi Wasalam Jika Sperma Telah berumur 42 Malam
Para Pendusta berkali-kali mengingkari
Hadist Rasulullah Salallahu A'laihi Wasalam
seperti dalam sabdanya:
.
: ( ﺇﺫﺍ ﻣﺮ ﺑﺎﻟﻨﻄﻔﺔ ﺛﻨﺘﺎﻥ ﻭﺃﺭﺑﻌﻮﻥ ﻟﻴﻠﺔ ﺑﻌﺚ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻟﻴﻬﺎ
ﻣﻠﻜﺎً ﻓﺼﻮًّﺭﻫﺎ ﻭﺧﻠﻖ ﺳﻤﻌﻬﺎ ﻭﺑﺼﺮﻫﺎ ﻭﺟﻠﺪﻫﺎ ﻭﻟﺤﻤﻬﺎ
ﻭﻋﻈﻤﻬﺎ ( ]ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ ]،
.
“ Jika Sperma (Air Mani) telah berumur 42
malam, Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengutus
Malaikat untuk membentuknya kemudian
memberikannya pendengaran, penglihatan,
kulit, daging ,dan Tulang-belulang” (H.R
Muslim), dan mereka berkata bahwa Hadis
ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan
pengetahuan Moderen dan tahapan-tahapan
perkembangan Embrio.
.
Akan tetapi Ilmu pengetahuan terus-
menerus berkembang hingga akhirnya
memperlihatkan kepada kita fakta-fakta
mutakhir. Dan jika kita merenungkan hasil
dari penelitiaan terbaru dalam embriologi,
serta mengkaji lagi tahapan-tahapan yang
telah disampaikan oleh Rasulullah Salallahu
A'laihi Wasalam dalam Sabdanya, tentang
Embrio ketika berumur 42 hari, mungkin
kesimpulan apa yang kita peroleh? Dan
mengapa Nabi Muhammad Salallahu A'laihi
Wasalam yang lebih mengkhususkan angka
42 sebagai umur rmbrio? Makna apakah
yang terdapat dari perkembangan embrio
pada kandungan ibu?
Kami akan memperlihatkan serangkaian
ilustrasi berserta uraiannya yang
memperlihatkan proses tahapan
perkembangan embrio dan lebih terfokus
lagi pada minggu kelima, keenam, dan
ketujuh, kemudian kembali meninjau ulang
agar kita bisa menyaksikan kesesuaian yang
utuh antara keagungan teks hadist dan
perkataan para Ilmuwan-ilmuwan Modern.
Setelah melalui berbagai proses tahapan
sejak masih berbentuk sperma hingga
berevolusi menjadi Embrio pada minggu
keenam (42 Hari), maka kami menyimpulkan
bahwa Embrio tidak akan terbentuk (wujud
manusia) setelah melalui 42 malam, dan
Rasulullah Salallahu A'laihi Wasalam telah
menerangkan secara gambalang lewat
Sabda agungnya mengenai hal ini!
Coba kita perhatikan, bagaimana proses
berkembangan Sperma hingga menjadi
Embrio yang belum berbentuk manusia,
kemudian berubah menjadi segumpal darah,
lalu berbentuk gumpalan daging yang juga
belum memperlihatkan kejelasan
betuk manusia. Dan, pada umur 42 harilah
tahapan evolusi ini akan membuahkan
bentuk struktur tubuh manusia yang jelas
dan terus berkesinambungan hingga
memasuki tahapan persalinan, Maka Segala
puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala!
Gambar perbandingan antara Embrio
berumur lima minggu dan embrio yang
berumur tujuh minggu. Lihatlah perbedaan
paras, ukuran, dan bentuk tubuh ke dua
embrio ini, dan bagaimana bisa sebiji embrio
dapat membuahkan struktur rupa manusia
hingga sejelas ini.
Para Ilmuwan memaparkan tentang Embrio
yang memasuki minggu keenam atau
berumur 42 hari, yang pada waktu ini
Embrio mulai merespon berbagai suara
disekitarnya dan bereaksi atasnya.
Para Ilmuwan lebih menekankan lagi bahwa
umur 42 hari dan setelahnya adalah tahapan
pemisah antara fase embrio tatkal belum
berwujud sempurna dan fase embrio ketika
telah berwujud manusia. Maka dari itu kita
mendapati salah satu situ web yang khusus
mengulas masalah perkembangan
Embriology berbicara mengenai hal
serupa, seperti dalam artikelnya:
During the sixth week after fertilization the
unborn child can respond to local tactile
stimulation by reflex movements. At the end
of the sixth week, the unborn child is clearly
recognizable as a human being by gross
morphological observation .
(pada minggu keenam setelah pembuahan,
embrio mulai mampu merespon sensai
sentuhan melalui pergerakan refleks. Pada
akhir-akhir minggu keenam, Embrio sudah
bisa dikatakan telah berwujud manusia, dan
demiikianlah yang tampak sejak dalam
penelitian).
Juga kita lihat perkataan mereka di situs
yang berbeda:
The brainwaves have been noted at 43 days.
Dr. Stiff has noted that
electroencephalographic waves have been
obtained in forty-three to forty-five day old
fetuses, and so conscious experience is
possible after this date.
(Gelombang otak telah terdeteksi ketika
Embrio berumur 43 Hari, dan Dr. stiff
juga telah mengedeteksi Gelombang yang
timbul dari otak ketika Embrio berumur
sekitar 43-45 Hari. Maka keterangan dari
prihal ini sangat memungkinkan
untuk diperhitungkan setelah Umur ini.
Embrio berumur Enam Minggu ketika
mulai berbentuk manusia dan
memancarkan gelombang dari otaknya
menyerupai prinsip kerja pada sebuah
Mekanisme. Dan dari prinsip kerja inilah
banyak kajian-kajian penelitian terinspirasi
pada metode kerja sel-sel dalam otak dan
memungkinkan hal ini (gelombang otak)
juga berkaitan dengan peniupan Roh
Manusia pada tahapan ini, Wallahu ‘Alam.
Cobalah amati sejenak proses terbentuknya
kedua mata, Ilmuwan menegaskan
bahwa minggu keenam adalah Umur dimana
kedua mata mulai terbuka pada Embrio,
maka tersingkaplah kebenaran Sabda
Rasulullah Saw: “..membentuknya kemudian
memberikannya pendengaran, penglihatan..”
Adapun Mata Embrio mulai tampak pada Hari
ke-42 dan kita menemukan perkataan Keith
Moore Ilmuwan embriology yang terkenal:
The eye is obvious, About day 42 after
fertilization (Moore, p 99).
(Mata Embrio mulai tampak jelas kurang
lebih setelah 42 hari setelah pembuahan)
setelah berlalunya 42 hari dengan mulus dan
sempurnah maka muncullah fenomena
perkembangan Kedua mata dan telinga
dengan kecepatan perubahan yang fantastik,
Mereka (Ilmuwan Embriology) berkata:
The eyes are developing rapidly, The ears are
developing rapidly, 7th week after
conception (Rugh, p 52). http://
www.sfuhl.org/
k_appendix_1_sixth_week.htm
(Mata dan telinga akan berkembang pesat
pada minggu ketujuh (setelah sperma
berlalu selama 42 malam) yang menunjukkan
pada Akhir minggu ke tujuh, di mana embrio
berevolusi membentuk wujud Manusia tepat
pada waktu itu).
Sangat persisi dengan ulasan Hadist
Rasulullah secara sangat rinci tatkala
bersabda: “Jika Sperma (Air Mani) telah
berumur 42 malam, Allah Subhanahu Wa
Ta'ala mengutus Malaikat untuk
membentuknya kemudian memberikannya
pendengaran, penglihatan, kulit, daging ,dan
Tulang-belulang” (H.R Muslim)
Cobalah renungkan Gambar hakekat Embrio
(kanan) yang berumur 41 hari, pada gambar
ini kita hampir tidak bisa melihat indikator
bahwa Embiro ini adalah manusia, tetapai
tatkala memasuki hari ke-44 Embrio secara
langsung akan berevolusi membentuk
struktur tubuh manusia. Maka dari itu pada
gambar (kiri) kita telah melihat wujud
manusia pada Embrio sekaligus kedua mata
dan telinga dengan jelas serta kedua kaki,
tangan dan jemari-jemari. Maka Segala puji
bagi Allah Swt!
Setelah jumlah Angkan Abrosi melambung
pesat di Negeri Non-Muslim. Terjadilah
gejolak penolakan tehadap sistem Abrosi
hingga hari ini, melihat hal itu Para Ilmuwan
dan peneliti berinisiatif menentukan batas
umur (Embrio) supaya tidak terjadi
pengguguran kandungan setelah Embiro
terbentuk, maka pada akhirnya mereka
menemukan bahwa akhir minggu keenam
dan awal minggu ketujuh (ketika Embrio
berumur 42 hari) adalah waktu di mana
timbulnya gelombang otak pada Embrio
sekaligus menjadi waktu permulaan
kehidupan manusia.
Saya maupun Anda sekalian (yang
telah mengetahui) akan mengingat
beberapa perkataan para Fuqaha kita (ulama
islam) yang berdalilkan dari Hadist Nabi
Muhammad Saw tadi, bahwasanya terdapat
larangan keras Abrosi telebih pada waktu
setelah 42 malam berlalu, dan terdapat
kemungkinan dibolehkannya melakukan
Abrosi sebelum memasuki Umur ini jika
terdatap tuntutan keharusan melakukan
Abrosi utuk kemaslahatan pengobatan yang
sangat diutamakan, dan hal ini menujukkan
kebenaran Nubuwat bahwa peniupan Roh
kedalam tubuh Embrio pada umur ini, dan
semakin jelas ketika Gelombang otak
tersebut timbul pada umur ini (42 hari),
begitu juga dengan detak jantung, seakan-
akan terdapat keterkaitan antara Roh dan
prinsip kerja Otak dan jantung, Wallahu
‘Alam!
Gambar Asli sebuah Embrio ketika berumur
42 hari, pada umur ini Embrio mulai
berbentuk manusia, mari kita perhatikan
ukurang kecil ini, walau demikian ukuran itu
telah dianggap sebagai manusia
sepenuhnya, dan berikut kesimpulan para
peneliti tentang larangan Abrosi setelah
Umur ini karena Embiro telah dianggap
sebagai manusia seutuhnya.
Embrio (berbentuk bayi) melatih diri dengan
mengisap jarinya sebagai persiapan
memasuki Alam Dunia sehingga dapat
langsung menetek ke ibunya, Maha suci Allah
yang mengajarkan Bayi ini apa yang tidak
diketahuinya seperti dalam FirmanNya:
(ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﺧْﺮَﺟَﻜُﻢْ ﻣِﻦْ ﺑُﻄُﻮﻥِ ﺃُﻣَّﻬَﺎﺗِﻜُﻢْ ﻟَﺎ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ ﺷَﻴْﺌًﺎ
ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻟﺴَّﻤْﻊَ ﻭَﺍﻟْﺄَﺑْﺼَﺎﺭَ ﻭَﺍﻟْﺄَﻓْﺌِﺪَﺓَ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ
ﺗَﺸْﻜُﺮُﻭﻥَ ( ]ﺍﻟﻨﺤﻞ: 78 ].
"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut
ibumu dalam keadaan tidak mengetahui
sesuatupun, dan Dia memberi kamu
pendengaran, penglihatan dan hati, agar
kamu bersyukur."(Q.s. An-Nahl: 78)
KemudiaN timbul pertanyaan, apa maksud
dari ayat ini ? Jawabannya Adalah: bahwa
Sesungguhnya ayat ini menjelaskan
perubahan-perubahan dasar (Embrio) yang
terjadi setelah berlalunya 42 hari secara utuh
dan sempurna, dan pada hari ke-43 otak
mulai melepaskan gelombang yang bisa
merespon pergerakan di sekitarnya melalui
sensasi dan perasaan,
Sesungguhnya Firman ini mengisyaratkan
tentang Roh yang sedang menyesuaikan
pergerakannya dalam tubuh Embrio, dan
juga membuktikan bahwa Nabi Muhammad
Salallahu A'laihi Wasalam telah mendahului
Para Ilmuwan Barat mengenai perkara yang
sangat mendetail sekali, yang mustahil
manusia biasa mampu meramalkan hal ini
jauh sebelum 14 abad berlalu.
Sesungguhnya Wahyu ini berpesan bahwa
tidak seorang pun dapat mengemukakan
segala pengetahuan yang berhubungan
dengan Tahapan-tahapan ini kecuali jika
orang itu adalah Dokter spesialis yang
disertai aparatur-aparatur yang memadai,
dan apakah Rasulullah Saw adalah sorang
Doker spesialis yang dilengkapi oleh
perangkat-perangkat modern? Terdapat hal
baru yang harus kita sepakati untuk
meyakinkan kepada para penyangkal
(kebenaran) seraya menayakan: Bagaimana
bisa Nabi Muhammad Saw mengetahui
secara pasti bahwa setelah 42 hari Embrio
akan berubah bentuk ke Wujud manusia
yang memiliki pendengaran, penglihatan,
kulit, dan Tulang?!
——————–
Referensi:
1- Carlson, Bruce M. Human Embryology and
Developmental Biology, 2nd ed. New York:
Mosby, 1999.
2- Gilbert, Scott F. Developmental Biology, 3rd
ed. Sunderland, MA: Sinauer Associates, Inc.,
1991.
3- Moore, Keith L., and T. V. N. Persaud. Before
We Are Born: Essentials of Embryology and
Birth Defects, 5th ed. Philadelphia, PA: W. B.
Saunders, Co., 1998.
4- Embryo, Wikipedia.
5- The Biology of Prenatal Development,
www.ehd.org.
6- Vaughn, C. How Life Begins: the science of
life in the womb. New York: Times Books,
1996.
7- The Visible Embryo, www.visembryo.com
8- Larsen, W. Human Embryology. New York:
Churchill Livingston Co. 1993.
9- Horder, T.J. and others. A History of
Embryology, Cambridge University, Press,
1986.
10- Balinsky, B.I. An Introduction to
Embryology, SCP, 1981.
11- Moore, P.D. Embryology, Mosby, 1986.
12- Gilbert, Stephen. Pictorial Anatomy of the
Human Embryo, University, of Wash. Press,
1988.
13- http://embryology.med.unsw.edu.au/
Medicine/BGDFace/BGDFace.htm
14- http://www.deathroe.com/
Baby_Development/index.cfm
15- http://www.100abortionpictures.com/
16- The Chronological Development of The
Unborn Child, www.sfuhl.org
17- http://embryo.soad.umich.edu/
carnStages/carnStages.html
(saifalbattar/kahel/arrahmah.com)
Tetap Semangat,Optimis,Selalu Bersyukur Dan
Ingatlah Allah Selalu!
Hadist Rasulullah Salallahu A'laihi Wasalam
seperti dalam sabdanya:
.
: ( ﺇﺫﺍ ﻣﺮ ﺑﺎﻟﻨﻄﻔﺔ ﺛﻨﺘﺎﻥ ﻭﺃﺭﺑﻌﻮﻥ ﻟﻴﻠﺔ ﺑﻌﺚ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻟﻴﻬﺎ
ﻣﻠﻜﺎً ﻓﺼﻮًّﺭﻫﺎ ﻭﺧﻠﻖ ﺳﻤﻌﻬﺎ ﻭﺑﺼﺮﻫﺎ ﻭﺟﻠﺪﻫﺎ ﻭﻟﺤﻤﻬﺎ
ﻭﻋﻈﻤﻬﺎ ( ]ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ ]،
.
“ Jika Sperma (Air Mani) telah berumur 42
malam, Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengutus
Malaikat untuk membentuknya kemudian
memberikannya pendengaran, penglihatan,
kulit, daging ,dan Tulang-belulang” (H.R
Muslim), dan mereka berkata bahwa Hadis
ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan
pengetahuan Moderen dan tahapan-tahapan
perkembangan Embrio.
.
Akan tetapi Ilmu pengetahuan terus-
menerus berkembang hingga akhirnya
memperlihatkan kepada kita fakta-fakta
mutakhir. Dan jika kita merenungkan hasil
dari penelitiaan terbaru dalam embriologi,
serta mengkaji lagi tahapan-tahapan yang
telah disampaikan oleh Rasulullah Salallahu
A'laihi Wasalam dalam Sabdanya, tentang
Embrio ketika berumur 42 hari, mungkin
kesimpulan apa yang kita peroleh? Dan
mengapa Nabi Muhammad Salallahu A'laihi
Wasalam yang lebih mengkhususkan angka
42 sebagai umur rmbrio? Makna apakah
yang terdapat dari perkembangan embrio
pada kandungan ibu?
Kami akan memperlihatkan serangkaian
ilustrasi berserta uraiannya yang
memperlihatkan proses tahapan
perkembangan embrio dan lebih terfokus
lagi pada minggu kelima, keenam, dan
ketujuh, kemudian kembali meninjau ulang
agar kita bisa menyaksikan kesesuaian yang
utuh antara keagungan teks hadist dan
perkataan para Ilmuwan-ilmuwan Modern.
Setelah melalui berbagai proses tahapan
sejak masih berbentuk sperma hingga
berevolusi menjadi Embrio pada minggu
keenam (42 Hari), maka kami menyimpulkan
bahwa Embrio tidak akan terbentuk (wujud
manusia) setelah melalui 42 malam, dan
Rasulullah Salallahu A'laihi Wasalam telah
menerangkan secara gambalang lewat
Sabda agungnya mengenai hal ini!
Coba kita perhatikan, bagaimana proses
berkembangan Sperma hingga menjadi
Embrio yang belum berbentuk manusia,
kemudian berubah menjadi segumpal darah,
lalu berbentuk gumpalan daging yang juga
belum memperlihatkan kejelasan
betuk manusia. Dan, pada umur 42 harilah
tahapan evolusi ini akan membuahkan
bentuk struktur tubuh manusia yang jelas
dan terus berkesinambungan hingga
memasuki tahapan persalinan, Maka Segala
puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala!
Gambar perbandingan antara Embrio
berumur lima minggu dan embrio yang
berumur tujuh minggu. Lihatlah perbedaan
paras, ukuran, dan bentuk tubuh ke dua
embrio ini, dan bagaimana bisa sebiji embrio
dapat membuahkan struktur rupa manusia
hingga sejelas ini.
Para Ilmuwan memaparkan tentang Embrio
yang memasuki minggu keenam atau
berumur 42 hari, yang pada waktu ini
Embrio mulai merespon berbagai suara
disekitarnya dan bereaksi atasnya.
Para Ilmuwan lebih menekankan lagi bahwa
umur 42 hari dan setelahnya adalah tahapan
pemisah antara fase embrio tatkal belum
berwujud sempurna dan fase embrio ketika
telah berwujud manusia. Maka dari itu kita
mendapati salah satu situ web yang khusus
mengulas masalah perkembangan
Embriology berbicara mengenai hal
serupa, seperti dalam artikelnya:
During the sixth week after fertilization the
unborn child can respond to local tactile
stimulation by reflex movements. At the end
of the sixth week, the unborn child is clearly
recognizable as a human being by gross
morphological observation .
(pada minggu keenam setelah pembuahan,
embrio mulai mampu merespon sensai
sentuhan melalui pergerakan refleks. Pada
akhir-akhir minggu keenam, Embrio sudah
bisa dikatakan telah berwujud manusia, dan
demiikianlah yang tampak sejak dalam
penelitian).
Juga kita lihat perkataan mereka di situs
yang berbeda:
The brainwaves have been noted at 43 days.
Dr. Stiff has noted that
electroencephalographic waves have been
obtained in forty-three to forty-five day old
fetuses, and so conscious experience is
possible after this date.
(Gelombang otak telah terdeteksi ketika
Embrio berumur 43 Hari, dan Dr. stiff
juga telah mengedeteksi Gelombang yang
timbul dari otak ketika Embrio berumur
sekitar 43-45 Hari. Maka keterangan dari
prihal ini sangat memungkinkan
untuk diperhitungkan setelah Umur ini.
Embrio berumur Enam Minggu ketika
mulai berbentuk manusia dan
memancarkan gelombang dari otaknya
menyerupai prinsip kerja pada sebuah
Mekanisme. Dan dari prinsip kerja inilah
banyak kajian-kajian penelitian terinspirasi
pada metode kerja sel-sel dalam otak dan
memungkinkan hal ini (gelombang otak)
juga berkaitan dengan peniupan Roh
Manusia pada tahapan ini, Wallahu ‘Alam.
Cobalah amati sejenak proses terbentuknya
kedua mata, Ilmuwan menegaskan
bahwa minggu keenam adalah Umur dimana
kedua mata mulai terbuka pada Embrio,
maka tersingkaplah kebenaran Sabda
Rasulullah Saw: “..membentuknya kemudian
memberikannya pendengaran, penglihatan..”
Adapun Mata Embrio mulai tampak pada Hari
ke-42 dan kita menemukan perkataan Keith
Moore Ilmuwan embriology yang terkenal:
The eye is obvious, About day 42 after
fertilization (Moore, p 99).
(Mata Embrio mulai tampak jelas kurang
lebih setelah 42 hari setelah pembuahan)
setelah berlalunya 42 hari dengan mulus dan
sempurnah maka muncullah fenomena
perkembangan Kedua mata dan telinga
dengan kecepatan perubahan yang fantastik,
Mereka (Ilmuwan Embriology) berkata:
The eyes are developing rapidly, The ears are
developing rapidly, 7th week after
conception (Rugh, p 52). http://
www.sfuhl.org/
k_appendix_1_sixth_week.htm
(Mata dan telinga akan berkembang pesat
pada minggu ketujuh (setelah sperma
berlalu selama 42 malam) yang menunjukkan
pada Akhir minggu ke tujuh, di mana embrio
berevolusi membentuk wujud Manusia tepat
pada waktu itu).
Sangat persisi dengan ulasan Hadist
Rasulullah secara sangat rinci tatkala
bersabda: “Jika Sperma (Air Mani) telah
berumur 42 malam, Allah Subhanahu Wa
Ta'ala mengutus Malaikat untuk
membentuknya kemudian memberikannya
pendengaran, penglihatan, kulit, daging ,dan
Tulang-belulang” (H.R Muslim)
Cobalah renungkan Gambar hakekat Embrio
(kanan) yang berumur 41 hari, pada gambar
ini kita hampir tidak bisa melihat indikator
bahwa Embiro ini adalah manusia, tetapai
tatkala memasuki hari ke-44 Embrio secara
langsung akan berevolusi membentuk
struktur tubuh manusia. Maka dari itu pada
gambar (kiri) kita telah melihat wujud
manusia pada Embrio sekaligus kedua mata
dan telinga dengan jelas serta kedua kaki,
tangan dan jemari-jemari. Maka Segala puji
bagi Allah Swt!
Setelah jumlah Angkan Abrosi melambung
pesat di Negeri Non-Muslim. Terjadilah
gejolak penolakan tehadap sistem Abrosi
hingga hari ini, melihat hal itu Para Ilmuwan
dan peneliti berinisiatif menentukan batas
umur (Embrio) supaya tidak terjadi
pengguguran kandungan setelah Embiro
terbentuk, maka pada akhirnya mereka
menemukan bahwa akhir minggu keenam
dan awal minggu ketujuh (ketika Embrio
berumur 42 hari) adalah waktu di mana
timbulnya gelombang otak pada Embrio
sekaligus menjadi waktu permulaan
kehidupan manusia.
Saya maupun Anda sekalian (yang
telah mengetahui) akan mengingat
beberapa perkataan para Fuqaha kita (ulama
islam) yang berdalilkan dari Hadist Nabi
Muhammad Saw tadi, bahwasanya terdapat
larangan keras Abrosi telebih pada waktu
setelah 42 malam berlalu, dan terdapat
kemungkinan dibolehkannya melakukan
Abrosi sebelum memasuki Umur ini jika
terdatap tuntutan keharusan melakukan
Abrosi utuk kemaslahatan pengobatan yang
sangat diutamakan, dan hal ini menujukkan
kebenaran Nubuwat bahwa peniupan Roh
kedalam tubuh Embrio pada umur ini, dan
semakin jelas ketika Gelombang otak
tersebut timbul pada umur ini (42 hari),
begitu juga dengan detak jantung, seakan-
akan terdapat keterkaitan antara Roh dan
prinsip kerja Otak dan jantung, Wallahu
‘Alam!
Gambar Asli sebuah Embrio ketika berumur
42 hari, pada umur ini Embrio mulai
berbentuk manusia, mari kita perhatikan
ukurang kecil ini, walau demikian ukuran itu
telah dianggap sebagai manusia
sepenuhnya, dan berikut kesimpulan para
peneliti tentang larangan Abrosi setelah
Umur ini karena Embiro telah dianggap
sebagai manusia seutuhnya.
Embrio (berbentuk bayi) melatih diri dengan
mengisap jarinya sebagai persiapan
memasuki Alam Dunia sehingga dapat
langsung menetek ke ibunya, Maha suci Allah
yang mengajarkan Bayi ini apa yang tidak
diketahuinya seperti dalam FirmanNya:
(ﻭَﺍﻟﻠَّﻪُ ﺃَﺧْﺮَﺟَﻜُﻢْ ﻣِﻦْ ﺑُﻄُﻮﻥِ ﺃُﻣَّﻬَﺎﺗِﻜُﻢْ ﻟَﺎ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ ﺷَﻴْﺌًﺎ
ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻟَﻜُﻢُ ﺍﻟﺴَّﻤْﻊَ ﻭَﺍﻟْﺄَﺑْﺼَﺎﺭَ ﻭَﺍﻟْﺄَﻓْﺌِﺪَﺓَ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ
ﺗَﺸْﻜُﺮُﻭﻥَ ( ]ﺍﻟﻨﺤﻞ: 78 ].
"Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut
ibumu dalam keadaan tidak mengetahui
sesuatupun, dan Dia memberi kamu
pendengaran, penglihatan dan hati, agar
kamu bersyukur."(Q.s. An-Nahl: 78)
KemudiaN timbul pertanyaan, apa maksud
dari ayat ini ? Jawabannya Adalah: bahwa
Sesungguhnya ayat ini menjelaskan
perubahan-perubahan dasar (Embrio) yang
terjadi setelah berlalunya 42 hari secara utuh
dan sempurna, dan pada hari ke-43 otak
mulai melepaskan gelombang yang bisa
merespon pergerakan di sekitarnya melalui
sensasi dan perasaan,
Sesungguhnya Firman ini mengisyaratkan
tentang Roh yang sedang menyesuaikan
pergerakannya dalam tubuh Embrio, dan
juga membuktikan bahwa Nabi Muhammad
Salallahu A'laihi Wasalam telah mendahului
Para Ilmuwan Barat mengenai perkara yang
sangat mendetail sekali, yang mustahil
manusia biasa mampu meramalkan hal ini
jauh sebelum 14 abad berlalu.
Sesungguhnya Wahyu ini berpesan bahwa
tidak seorang pun dapat mengemukakan
segala pengetahuan yang berhubungan
dengan Tahapan-tahapan ini kecuali jika
orang itu adalah Dokter spesialis yang
disertai aparatur-aparatur yang memadai,
dan apakah Rasulullah Saw adalah sorang
Doker spesialis yang dilengkapi oleh
perangkat-perangkat modern? Terdapat hal
baru yang harus kita sepakati untuk
meyakinkan kepada para penyangkal
(kebenaran) seraya menayakan: Bagaimana
bisa Nabi Muhammad Saw mengetahui
secara pasti bahwa setelah 42 hari Embrio
akan berubah bentuk ke Wujud manusia
yang memiliki pendengaran, penglihatan,
kulit, dan Tulang?!
——————–
Referensi:
1- Carlson, Bruce M. Human Embryology and
Developmental Biology, 2nd ed. New York:
Mosby, 1999.
2- Gilbert, Scott F. Developmental Biology, 3rd
ed. Sunderland, MA: Sinauer Associates, Inc.,
1991.
3- Moore, Keith L., and T. V. N. Persaud. Before
We Are Born: Essentials of Embryology and
Birth Defects, 5th ed. Philadelphia, PA: W. B.
Saunders, Co., 1998.
4- Embryo, Wikipedia.
5- The Biology of Prenatal Development,
www.ehd.org.
6- Vaughn, C. How Life Begins: the science of
life in the womb. New York: Times Books,
1996.
7- The Visible Embryo, www.visembryo.com
8- Larsen, W. Human Embryology. New York:
Churchill Livingston Co. 1993.
9- Horder, T.J. and others. A History of
Embryology, Cambridge University, Press,
1986.
10- Balinsky, B.I. An Introduction to
Embryology, SCP, 1981.
11- Moore, P.D. Embryology, Mosby, 1986.
12- Gilbert, Stephen. Pictorial Anatomy of the
Human Embryo, University, of Wash. Press,
1988.
13- http://embryology.med.unsw.edu.au/
Medicine/BGDFace/BGDFace.htm
14- http://www.deathroe.com/
Baby_Development/index.cfm
15- http://www.100abortionpictures.com/
16- The Chronological Development of The
Unborn Child, www.sfuhl.org
17- http://embryo.soad.umich.edu/
carnStages/carnStages.html
(saifalbattar/kahel/arrahmah.com)
Tetap Semangat,Optimis,Selalu Bersyukur Dan
Ingatlah Allah Selalu!
Makna lagu Lir Ilir Cipt. Sunan Kalijaga (Raden Said.)
Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh penganten anyar
Bocah angon bocah angon penekno
blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh
dodotiro
Dodotiro dodotiro kumintir bedah ing
pinggir
Dondomono jrumatono kanggo seba
mengko sore
Mumpung padang rembulane
Mumpung jembar kalangane
Yo surak’0 surak hiyo
Makna yang terkandung lagu di
atas adalah sbb:
1. Lir-ilir, Lir-ilir (Bangunlah,
bangunlah)
2. Tandure wus sumilir (Tanaman
sudah bersemi)
3. Tak ijo royo-royo (Demikian
menghijau)
4. Tak sengguh temanten anyar
(Bagaikan pengantin baru)
Makna: Sebagai umat Islam kita diminta
bangun. Bangun dari keterpurukan,
bangun dari sifat malas untuk lebih
mempertebal keimanan yang telah
ditanamkan oleh Alloh dalam diri kita
yang dalam ini dilambangkan dengan
Tanaman yang mulai bersemi dan
demikian menghijau. Terserah kepada
kita, mau tetap tidur dan membiarkan
tanaman iman kita mati atau bangun dan
berjuang untuk menumbuhkan tanaman
tersebut hingga besar dan mendapatkan
kebahagiaan seperti bahagianya
pengantin baru.
1. Cah angon, cah angon (Anak
gembala, anak gembala)
2. Penekno Blimbing kuwi (Panjatlah
(pohon) belimbing itu)
3. Lunyu-lunyu penekno (Biar licin
dan susah tetaplah kau panjat)
4. Kanggo mbasuh dodotiro (untuk
membasuh pakaianmu)
Makna: Disini disebut anak gembala
karena oleh Alloh, kita telah diberikan
sesuatu untuk digembalakan yaitu HATI.
Bisakah kita menggembalakan hati kita
dari dorongan hawa nafsu yang
demikian kuatnya? Si anak gembala
diminta memanjat pohon belimbing yang
notabene buah belimbing bergerigi lima
buah. Buah belimbing disini
menggambarkan lima rukun Islam. Jadi
meskipun licin, meskipun susah kita
harus tetap memanjat pohon belimbing
tersebut dalam arti sekuat tenaga kita
tetap berusaha menjalankan Rukun Islam
apapun halangan dan resikonya. Lalu apa
gunanya? Gunanya adalah untuk mencuci
pakaian kita yaitu pakaian taqwa.
1. Dodotiro, dodotiro (Pakaianmu,
pakaianmu)
2. Kumitir bedah ing pinggir
(terkoyak-koyak dibagian samping)
3. Dondomono, Jlumatono (Jahitlah,
Benahilah!!)
4. Kanggo sebo mengko sore (untuk
menghadap nanti sore)
Makna: Pakaian taqwa kita sebagai
manusia biasa pasti terkoyak dan
berlubang di sana sini, untuk itu kita
diminta untuk selalu memperbaiki dan
membenahinya agar kelak kita sudah
siap ketika dipanggil menghadap
kehadirat Alloh SWT.
1. Mumpung padhang rembulane
(Mumpung bulan bersinar terang)
2. Mumpung jembar kalangane
(mumpung banyak waktu luang)
3. Yo surako surak iyo!!! (Bersoraklah
dengan sorakan Iya!!!)
Makna: Kita diharapkan melakukan hal-
hal diatas ketika kita masih sehat
(dilambangkan dengan terangnya bulan)
dan masih mempunyai banyak waktu
luang dan jika ada yang mengingatkan
maka jawablah dengan Iya!!!…… Lir ilir,
judul dari tembang di atas. Bukan
sekedar tembang dolanan biasa, tapi
tembang di atas mengandung makna
yang sangat mendalam. Tembang karya
Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat
kehidupan dalam bentuk syair yang
indah. Carrol McLaughlin, seorang
profesor harpa dari Arizona University
terkagum kagum dengan tembang ini,
beliau sering memainkannya. Maya
Hasan, seorang pemain Harpa dari
Indonesia pernah mengatakan bahwa
dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini.
Para pemain Harpa seperti Maya Hasan
(Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada),
Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie
Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary
Rodrigues (Puerto Rico) pernah
menterjemahkan lagu ini dalam musik
Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.
Apakah makna mendalam dari tembang
ini? Mari kita coba mengupas maknanya
Lir-ilir, lir-ilir tembang ini diawalii dengan
ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau
bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya
tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai
sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa
yang perlu untuk dibangunkan?Apa yang
perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh?
kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang
penting ada sesuatu yang dihidupkan,
dan jangan lupa disini ada unsur angin,
berarti cara menghidupkannya ada
gerak..(kita fikirkan ini)..gerak
menghasilkan udara. ini adalah ajakan
untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka
ada sesuatu yang dihidupkan.
tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo
tak senggo temanten anyar. Bait ini
mengandung makna kalau sudah
berdzikir maka disitu akan didapatkan
manfaat yang dapat menghidupkan
pohon yang hijau dan indah. Pohon di
sini artinya adalah sesuatu yang memiliki
banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru
ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja
Jawa yang baru memeluk agama Islam.
Sedemikian maraknya perkembangan
masyarakat untuk masuk ke agama Islam,
namun taraf penyerapan dan
implementasinya masih level pemula,
layaknya penganten baru dalam jenjang
kehidupan pernikahannya.
Cah angon cah angon penekno blimbing
kuwi. Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan
“Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang
lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah
angon maksudnya adalah seorang yang
mampu membawa makmumnya, seorang
yang mampu “menggembalakan”
makmumnya dalam jalan yang benar.
Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi,
bahwa blimbing berwarna hijau (ciri
khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi
blimbing itu adalah isyarat dari agama
Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah
blimbing yang menggambarkan rukun
Islam yang merupakan Dasar dari agama
Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah
ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah
Jawa untuk mengambil Islam dan dan
mengajak masyarakat untuk mengikuti
jejak para Raja itu dalam melaksanakan
Islam.
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh
dodotiro. Walaupun dengan bersusah
payah, walupun penuh rintangan,
tetaplah ambil untuk membersihkan
pakaian kita. Yang dimaksud pakaian
adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang
harus dibersihkan.
Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing
pinggir. Pakaian taqwa harus kita
bersihkan, yang jelek jelek kita
singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki,
rajutlah hingga menjadi pakain yang
indah ”sebaik-baik pakaian adalah
pakaian taqwa“.
dondomono jlumatono kanggo sebo
mengko sore. Pesan dari para Wali
bahwa suatu ketika kamu akan mati dan
akan menemui Sang Maha Pencipta untuk
mempertanggungjawabkan segala
perbuatanmu. Maka benahilah dan
sempurnakanlah ke-Islamanmu agar
kamu selamat pada hari
pertanggungjawaban kelak.
Mumpung padhang rembulane,
mumpung jembar kalangane. Para wali
mengingatkan agar para penganut Islam
melaksanakan hal tersebut ketika pintu
hidayah masih terbuka lebar, ketika
kesempatan itu masih ada di depan mata,
ketika usia masih menempel pada hayat
kita.
Yo surako surak hiyo. Sambutlah seruan
ini dengan sorak sorai “mari kita
terapkan syariat Islam” sebagai tanda
kebahagiaan. Hai orang-orang yang
beriman, penuhilah seruan Allah dan
seruan Rasul apabila Rasul menyeru
kamu kepada suatu yang memberi
kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)
Semoga artikel kali ini bermanfaat buat
sahabatn semua
Artikel ini diambil dari berbagai sumber
dan melalui beberapa editing, Apabila
ada kesalahan Saya
mohon maaf yang sebesar-besarnya
(Saya juga manusia yang ta’ pernah luput
dari salah & dosa)
Tak ijo royo royo
Tak sengguh penganten anyar
Bocah angon bocah angon penekno
blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh
dodotiro
Dodotiro dodotiro kumintir bedah ing
pinggir
Dondomono jrumatono kanggo seba
mengko sore
Mumpung padang rembulane
Mumpung jembar kalangane
Yo surak’0 surak hiyo
Makna yang terkandung lagu di
atas adalah sbb:
1. Lir-ilir, Lir-ilir (Bangunlah,
bangunlah)
2. Tandure wus sumilir (Tanaman
sudah bersemi)
3. Tak ijo royo-royo (Demikian
menghijau)
4. Tak sengguh temanten anyar
(Bagaikan pengantin baru)
Makna: Sebagai umat Islam kita diminta
bangun. Bangun dari keterpurukan,
bangun dari sifat malas untuk lebih
mempertebal keimanan yang telah
ditanamkan oleh Alloh dalam diri kita
yang dalam ini dilambangkan dengan
Tanaman yang mulai bersemi dan
demikian menghijau. Terserah kepada
kita, mau tetap tidur dan membiarkan
tanaman iman kita mati atau bangun dan
berjuang untuk menumbuhkan tanaman
tersebut hingga besar dan mendapatkan
kebahagiaan seperti bahagianya
pengantin baru.
1. Cah angon, cah angon (Anak
gembala, anak gembala)
2. Penekno Blimbing kuwi (Panjatlah
(pohon) belimbing itu)
3. Lunyu-lunyu penekno (Biar licin
dan susah tetaplah kau panjat)
4. Kanggo mbasuh dodotiro (untuk
membasuh pakaianmu)
Makna: Disini disebut anak gembala
karena oleh Alloh, kita telah diberikan
sesuatu untuk digembalakan yaitu HATI.
Bisakah kita menggembalakan hati kita
dari dorongan hawa nafsu yang
demikian kuatnya? Si anak gembala
diminta memanjat pohon belimbing yang
notabene buah belimbing bergerigi lima
buah. Buah belimbing disini
menggambarkan lima rukun Islam. Jadi
meskipun licin, meskipun susah kita
harus tetap memanjat pohon belimbing
tersebut dalam arti sekuat tenaga kita
tetap berusaha menjalankan Rukun Islam
apapun halangan dan resikonya. Lalu apa
gunanya? Gunanya adalah untuk mencuci
pakaian kita yaitu pakaian taqwa.
1. Dodotiro, dodotiro (Pakaianmu,
pakaianmu)
2. Kumitir bedah ing pinggir
(terkoyak-koyak dibagian samping)
3. Dondomono, Jlumatono (Jahitlah,
Benahilah!!)
4. Kanggo sebo mengko sore (untuk
menghadap nanti sore)
Makna: Pakaian taqwa kita sebagai
manusia biasa pasti terkoyak dan
berlubang di sana sini, untuk itu kita
diminta untuk selalu memperbaiki dan
membenahinya agar kelak kita sudah
siap ketika dipanggil menghadap
kehadirat Alloh SWT.
1. Mumpung padhang rembulane
(Mumpung bulan bersinar terang)
2. Mumpung jembar kalangane
(mumpung banyak waktu luang)
3. Yo surako surak iyo!!! (Bersoraklah
dengan sorakan Iya!!!)
Makna: Kita diharapkan melakukan hal-
hal diatas ketika kita masih sehat
(dilambangkan dengan terangnya bulan)
dan masih mempunyai banyak waktu
luang dan jika ada yang mengingatkan
maka jawablah dengan Iya!!!…… Lir ilir,
judul dari tembang di atas. Bukan
sekedar tembang dolanan biasa, tapi
tembang di atas mengandung makna
yang sangat mendalam. Tembang karya
Kanjeng Sunan ini memberikan hakikat
kehidupan dalam bentuk syair yang
indah. Carrol McLaughlin, seorang
profesor harpa dari Arizona University
terkagum kagum dengan tembang ini,
beliau sering memainkannya. Maya
Hasan, seorang pemain Harpa dari
Indonesia pernah mengatakan bahwa
dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini.
Para pemain Harpa seperti Maya Hasan
(Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada),
Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie
Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary
Rodrigues (Puerto Rico) pernah
menterjemahkan lagu ini dalam musik
Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.
Apakah makna mendalam dari tembang
ini? Mari kita coba mengupas maknanya
Lir-ilir, lir-ilir tembang ini diawalii dengan
ilir-ilir yang artinya bangun-bangun atau
bisa diartikan hiduplah (karena sejatinya
tidur itu mati) bisa juga diartikan sebagai
sadarlah. Tetapi yang perlu dikaji lagi, apa
yang perlu untuk dibangunkan?Apa yang
perlu dihidupkan? hidupnya Apa ? Ruh?
kesadaran ? Pikiran? terserah kita yang
penting ada sesuatu yang dihidupkan,
dan jangan lupa disini ada unsur angin,
berarti cara menghidupkannya ada
gerak..(kita fikirkan ini)..gerak
menghasilkan udara. ini adalah ajakan
untuk berdzikir. Dengan berdzikir, maka
ada sesuatu yang dihidupkan.
tandure wus sumilir, Tak ijo royo-royo
tak senggo temanten anyar. Bait ini
mengandung makna kalau sudah
berdzikir maka disitu akan didapatkan
manfaat yang dapat menghidupkan
pohon yang hijau dan indah. Pohon di
sini artinya adalah sesuatu yang memiliki
banyak manfaat bagi kita. Pengantin baru
ada yang mengartikan sebagai Raja-Raja
Jawa yang baru memeluk agama Islam.
Sedemikian maraknya perkembangan
masyarakat untuk masuk ke agama Islam,
namun taraf penyerapan dan
implementasinya masih level pemula,
layaknya penganten baru dalam jenjang
kehidupan pernikahannya.
Cah angon cah angon penekno blimbing
kuwi. Mengapa kok “Cah angon” ? Bukan
“Pak Jendral” , “Pak Presiden” atau yang
lain? Mengapa dipilih “Cah angon” ? Cah
angon maksudnya adalah seorang yang
mampu membawa makmumnya, seorang
yang mampu “menggembalakan”
makmumnya dalam jalan yang benar.
Lalu,kenapa “Blimbing” ? Ingat sekali lagi,
bahwa blimbing berwarna hijau (ciri
khas Islam) dan memiliki 5 sisi. Jadi
blimbing itu adalah isyarat dari agama
Islam, yang dicerminkan dari 5 sisi buah
blimbing yang menggambarkan rukun
Islam yang merupakan Dasar dari agama
Islam. Kenapa “Penekno” ? ini adalah
ajakan para wali kepada Raja-Raja tanah
Jawa untuk mengambil Islam dan dan
mengajak masyarakat untuk mengikuti
jejak para Raja itu dalam melaksanakan
Islam.
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh
dodotiro. Walaupun dengan bersusah
payah, walupun penuh rintangan,
tetaplah ambil untuk membersihkan
pakaian kita. Yang dimaksud pakaian
adalah taqwa. Pakaian taqwa ini yang
harus dibersihkan.
Dodotiro dodotiro, kumitir bedah ing
pinggir. Pakaian taqwa harus kita
bersihkan, yang jelek jelek kita
singkirkan, kita tinggalkan, perbaiki,
rajutlah hingga menjadi pakain yang
indah ”sebaik-baik pakaian adalah
pakaian taqwa“.
dondomono jlumatono kanggo sebo
mengko sore. Pesan dari para Wali
bahwa suatu ketika kamu akan mati dan
akan menemui Sang Maha Pencipta untuk
mempertanggungjawabkan segala
perbuatanmu. Maka benahilah dan
sempurnakanlah ke-Islamanmu agar
kamu selamat pada hari
pertanggungjawaban kelak.
Mumpung padhang rembulane,
mumpung jembar kalangane. Para wali
mengingatkan agar para penganut Islam
melaksanakan hal tersebut ketika pintu
hidayah masih terbuka lebar, ketika
kesempatan itu masih ada di depan mata,
ketika usia masih menempel pada hayat
kita.
Yo surako surak hiyo. Sambutlah seruan
ini dengan sorak sorai “mari kita
terapkan syariat Islam” sebagai tanda
kebahagiaan. Hai orang-orang yang
beriman, penuhilah seruan Allah dan
seruan Rasul apabila Rasul menyeru
kamu kepada suatu yang memberi
kehidupan kepada kamu (Al-Anfal :25)
Semoga artikel kali ini bermanfaat buat
sahabatn semua
Artikel ini diambil dari berbagai sumber
dan melalui beberapa editing, Apabila
ada kesalahan Saya
mohon maaf yang sebesar-besarnya
(Saya juga manusia yang ta’ pernah luput
dari salah & dosa)
Sepenggal Kisah Sedih Di Perang Uhud Terbunuhnya Hamzah bin ‘Abdul Muthth
Hamzah bin ‘Abdul Muththolib rodhiyallaahu
‘anhu berperang laksana singa yang di usik
pada medan perang uhud. Beliau menyerbu
ke dalam pasukan musyrikin quraisy yang
menyebabkan mereka tercerai berai laksana
dedaunan yang diterpa serangan angina
putting beliung. Mujahid pembela agama
Allah yang tangguh lagi kesatria, dan beliau
merupakan seorang syuhada yang wafat di
uhud dengan mulia. Beliau terbunuh bukan
karena kalah dalam duel satu lawan satu,
bahkan beliau baru bisa dikalahkan secara
sembunyi-sembunyi, sebagaimana
terbunuhnya para orang mulia secara diam-
diam ditengah kegelapan.
Pembunuh Hamzah, Wahsyi bin Harb
mencerikatan sendiri bagaimana dia
membunuh Hamzah di kala perang uhud
berkecamuk,
“Dulu aku adalah budaknya Jubair bin
Muth’im, kala itu pamannya, Tho’imah bin Adi
telah terbunuh pada perang badar, maka
tatkala pasukan quraisy bergerak menuju
uhud, Jubair berkata kepadaku,
“Sesungguhnya jika engkau dapat
membunuh Hamzah paman Muhammad
sebagai tebusan pamanku maka engkau
merdeka.”
Maka aku (Wahsyi) berkata, “Aku pun
berangkat bersama pasukan quraisy, dulu
aku adalah seorang habsyi, aku mahir
melempar tombak dengan cara lemparan
orang-orang habasyah, jarang aku meleset
jika melemparkannya.”
Maka ketika kedua pasukan telah bertempur,
aku pergi untuk mencari Hamzah dan
mengawasinya, hingga akhirnya aku
melihatnya berada di tengah-tengah
pasukan laksana unta abu-abu yang lincah,
ia mengobrak-abrik pasukan quraisy, dan
tidak dapat dihadang oleh apapun. Demi
Allah, aku benar-benar telah bersiap
melakukan apa yang aku inginkan darinya
(yaitu menombaknya), aku bersembunyi dari
pengelihatannya di balik sebuah pohon atau
sebuah batu supaya ia mendekat ke arahku,
tetapi aku didahului oleh Siba’ bin
‘Abduluzza, tatkala Hamzah melihat Siba’
maka ia berkata, “Mendekatlah padaku
wahai anaknya tukang khitan wanita.
(ibunya Siba’ adalah seorang tukang khitan)”
Lalu Hamzah menyerang dan menebas Siba’.
Kemudian aku (Wahsyi) menggerakkan
tombakku, ketika aku telah yakin akan
mengenainya aku melemparkan tombakku
ke arahnya, dan ia mengenai bagian bawah
perutnya, hingga ia menembus keluar lewat
selangkangannya, ia berjalan ke arahku
tetapi ia tersungkur, aku meninggalkannya
dan juga tombakku hingga akhirnya dia
tewas, lalu aku mendatanginya lagi dan
mengambil tombakku kemudian aku kembali
ke tenda dan duduk di dalamnya, karena aku
tidak punya kepentingan dengan orang lain,
aku membunuhnya hanya karena ingin
dimerdekakan, maka ketika aku tiba di
makkah aku dimerdekakan.”
[Fathul Baari (VII/346)]
Pemandangan para syuhada sangat
memilukan dan merobek hati. Bahkan ketika
Hamzah telah wafat, maka mereka kaum
musyrikin quraisy merusak jasadnya.
Semoga Allah meridhoi Hamzah bin ‘Abdul
Muththolib. Khobbab rodhiyallaahu ‘anhu
menceritakan, “Tidak diperoleh kain kafan
untuk Hamzah kecuali pakaian yang pendek,
jika dipakai menutupi kepalanya maka ia
terangkat dari kakinya dan jika dipakai
menutupi kakinya ia tertarik dari kepalanya
hingga akhirnya kain itu dipakai menutupi
kepalanya, sedang kakinya ditutupi dengan
daun al-idzkir.”
[HR. Ahmad, Misykatul Mashobih (I/140)]
Wahsyi melakukan semua itu hanya karena
ingin merdeka, dan Allah Maha Mengetahui
apa yang dia niatkan yang kemudian Allah
memberi hidayah kepadanya di sisa
umurnya dengan Islam dan baik
keislamannya. Bahkan Wahsyi bin Harb dia
bertaubat dengan taubat yang jujur,
kemudian dia berusaha untuk menebus apa
yang telah dilakukannya ketika di uhud
dengan ikut berperang melawan kaum
murtad yang menganggap Musailamah al-
kadzdzab sebagai nabi, yang kemudian
Wahsyi berhasil membunuh Musailamah.
Semoga Allah merahmati Wahsyi bin Harb.
[Disarikan dari “Ar-Rohiiqul Makhtuum” Asy-
Syaikh Shofiyyurrahman Al-Mubarakfury
rohimahullaah. Edisi Terjemah; “Perjalanan
Hidup Rosul Yang Agung Muhammad
shollallaahu ‘alayhi wa’alaa aalihi wasallam”,
Penerbit Darul Haq]
Ket.Gambar :
Hanya Ilustrasi
(Kisahislam/Rol/Mediaislam/Aswaja)
Tetap Semangat,Optimis,Selalu Bersyukur Dan
Ingatlah Allah Selalu!
‘anhu berperang laksana singa yang di usik
pada medan perang uhud. Beliau menyerbu
ke dalam pasukan musyrikin quraisy yang
menyebabkan mereka tercerai berai laksana
dedaunan yang diterpa serangan angina
putting beliung. Mujahid pembela agama
Allah yang tangguh lagi kesatria, dan beliau
merupakan seorang syuhada yang wafat di
uhud dengan mulia. Beliau terbunuh bukan
karena kalah dalam duel satu lawan satu,
bahkan beliau baru bisa dikalahkan secara
sembunyi-sembunyi, sebagaimana
terbunuhnya para orang mulia secara diam-
diam ditengah kegelapan.
Pembunuh Hamzah, Wahsyi bin Harb
mencerikatan sendiri bagaimana dia
membunuh Hamzah di kala perang uhud
berkecamuk,
“Dulu aku adalah budaknya Jubair bin
Muth’im, kala itu pamannya, Tho’imah bin Adi
telah terbunuh pada perang badar, maka
tatkala pasukan quraisy bergerak menuju
uhud, Jubair berkata kepadaku,
“Sesungguhnya jika engkau dapat
membunuh Hamzah paman Muhammad
sebagai tebusan pamanku maka engkau
merdeka.”
Maka aku (Wahsyi) berkata, “Aku pun
berangkat bersama pasukan quraisy, dulu
aku adalah seorang habsyi, aku mahir
melempar tombak dengan cara lemparan
orang-orang habasyah, jarang aku meleset
jika melemparkannya.”
Maka ketika kedua pasukan telah bertempur,
aku pergi untuk mencari Hamzah dan
mengawasinya, hingga akhirnya aku
melihatnya berada di tengah-tengah
pasukan laksana unta abu-abu yang lincah,
ia mengobrak-abrik pasukan quraisy, dan
tidak dapat dihadang oleh apapun. Demi
Allah, aku benar-benar telah bersiap
melakukan apa yang aku inginkan darinya
(yaitu menombaknya), aku bersembunyi dari
pengelihatannya di balik sebuah pohon atau
sebuah batu supaya ia mendekat ke arahku,
tetapi aku didahului oleh Siba’ bin
‘Abduluzza, tatkala Hamzah melihat Siba’
maka ia berkata, “Mendekatlah padaku
wahai anaknya tukang khitan wanita.
(ibunya Siba’ adalah seorang tukang khitan)”
Lalu Hamzah menyerang dan menebas Siba’.
Kemudian aku (Wahsyi) menggerakkan
tombakku, ketika aku telah yakin akan
mengenainya aku melemparkan tombakku
ke arahnya, dan ia mengenai bagian bawah
perutnya, hingga ia menembus keluar lewat
selangkangannya, ia berjalan ke arahku
tetapi ia tersungkur, aku meninggalkannya
dan juga tombakku hingga akhirnya dia
tewas, lalu aku mendatanginya lagi dan
mengambil tombakku kemudian aku kembali
ke tenda dan duduk di dalamnya, karena aku
tidak punya kepentingan dengan orang lain,
aku membunuhnya hanya karena ingin
dimerdekakan, maka ketika aku tiba di
makkah aku dimerdekakan.”
[Fathul Baari (VII/346)]
Pemandangan para syuhada sangat
memilukan dan merobek hati. Bahkan ketika
Hamzah telah wafat, maka mereka kaum
musyrikin quraisy merusak jasadnya.
Semoga Allah meridhoi Hamzah bin ‘Abdul
Muththolib. Khobbab rodhiyallaahu ‘anhu
menceritakan, “Tidak diperoleh kain kafan
untuk Hamzah kecuali pakaian yang pendek,
jika dipakai menutupi kepalanya maka ia
terangkat dari kakinya dan jika dipakai
menutupi kakinya ia tertarik dari kepalanya
hingga akhirnya kain itu dipakai menutupi
kepalanya, sedang kakinya ditutupi dengan
daun al-idzkir.”
[HR. Ahmad, Misykatul Mashobih (I/140)]
Wahsyi melakukan semua itu hanya karena
ingin merdeka, dan Allah Maha Mengetahui
apa yang dia niatkan yang kemudian Allah
memberi hidayah kepadanya di sisa
umurnya dengan Islam dan baik
keislamannya. Bahkan Wahsyi bin Harb dia
bertaubat dengan taubat yang jujur,
kemudian dia berusaha untuk menebus apa
yang telah dilakukannya ketika di uhud
dengan ikut berperang melawan kaum
murtad yang menganggap Musailamah al-
kadzdzab sebagai nabi, yang kemudian
Wahsyi berhasil membunuh Musailamah.
Semoga Allah merahmati Wahsyi bin Harb.
[Disarikan dari “Ar-Rohiiqul Makhtuum” Asy-
Syaikh Shofiyyurrahman Al-Mubarakfury
rohimahullaah. Edisi Terjemah; “Perjalanan
Hidup Rosul Yang Agung Muhammad
shollallaahu ‘alayhi wa’alaa aalihi wasallam”,
Penerbit Darul Haq]
Ket.Gambar :
Hanya Ilustrasi
(Kisahislam/Rol/Mediaislam/Aswaja)
Tetap Semangat,Optimis,Selalu Bersyukur Dan
Ingatlah Allah Selalu!
Rabu, 22 Januari 2014
Cara mengganti logo operatior secara gratis
Trik mengganti logo operator di ponsel java
S40:
pertama kita pilih dulu foto yg kita inginkan
(usahakan resolusi gambar jangan terlalu
besar agar sesuai), lalu ubah nama menjadi
logo.oplc pakai aplikasi BlueFP atau
sejenisnya. Kemudian simpan di kartu
memory folder foto, lalu menuju web seluler
dan masukan alamat file:///E:/Foto/logo.oplc
dan kembali ke layar awal apa bila ada
pemberitahuan "logo operator di terima,
maka klik simpan otomatis logo operatornya
akan berubah menjadi gambar tadi"
NB: tidak berfungsi apa bila memasukan
alamat itu pakai browser Operamini atau
sejenisnya.
Apabila web seluler tidak tersedia di hp
maka buka pemutar
musik>pilihan>download>masukan alamat.
Selamat mencoba...!
Sebenernya sobat bisa menyimpan file di folder mana saja, hanya saja nama dan dan format gambar harus "logo.oplc" jadi misalkan sobat simpan di folder musik ya tinggal ganti aja menjadi file:///E:/musik/logo.oplc
S40:
pertama kita pilih dulu foto yg kita inginkan
(usahakan resolusi gambar jangan terlalu
besar agar sesuai), lalu ubah nama menjadi
logo.oplc pakai aplikasi BlueFP atau
sejenisnya. Kemudian simpan di kartu
memory folder foto, lalu menuju web seluler
dan masukan alamat file:///E:/Foto/logo.oplc
dan kembali ke layar awal apa bila ada
pemberitahuan "logo operator di terima,
maka klik simpan otomatis logo operatornya
akan berubah menjadi gambar tadi"
NB: tidak berfungsi apa bila memasukan
alamat itu pakai browser Operamini atau
sejenisnya.
Apabila web seluler tidak tersedia di hp
maka buka pemutar
musik>pilihan>download>masukan alamat.
Selamat mencoba...!
Sebenernya sobat bisa menyimpan file di folder mana saja, hanya saja nama dan dan format gambar harus "logo.oplc" jadi misalkan sobat simpan di folder musik ya tinggal ganti aja menjadi file:///E:/musik/logo.oplc
FATWA MUI TENTANG MAKANAN
Fatwa MUI tentang Makanan dan
Minuman Halal atau Haram
KUTIPAN KEPUTUSAN FATWA
MUI NO 4/2003
TENTANG PEDOMAN FATWA PRODUK
HALAL
Alkohol dan Turunannya
1. Khamar adalah setiap yang
memabukkan, baik minuman
maupun
yang lainnya. Hukumnya
haram.
2. Minuman Yang termasuk
dalam Kategori khamar
adalah minuman
yang mengandung ethanol
(C2H5OH) minimal 1 %.
3. Minuman yang termasuk
kategori khamar adalah najis.
4. Minuman yang
mengandung ethanol
dibawah 1 % sebagai hasil
fermentasi yang direkayasa
adalah haram atas dasar
preventif, tapi
tidak najis.
5. Minuman yang dibuat dari
air perasan tape dengan
kandungan
ethanol minimal 1 %
termasuk kategori khamar.
6. Tape tidak termasuk
khamar.
7. .Ethanol yang merupakan
senyawa murni yang bukan
berasal dari
industri khamar adalah suci.
DEWAN PIMPINAN MAJELIS
ULAMA INDONESIA
Ketua komisi Fatwa : Prof. KH. Ibrahim
Hosen (Alm)8
Ditetapkan/difatwakan: Jakarta, 18 April
2000
Minuman Halal atau Haram
KUTIPAN KEPUTUSAN FATWA
MUI NO 4/2003
TENTANG PEDOMAN FATWA PRODUK
HALAL
Alkohol dan Turunannya
1. Khamar adalah setiap yang
memabukkan, baik minuman
maupun
yang lainnya. Hukumnya
haram.
2. Minuman Yang termasuk
dalam Kategori khamar
adalah minuman
yang mengandung ethanol
(C2H5OH) minimal 1 %.
3. Minuman yang termasuk
kategori khamar adalah najis.
4. Minuman yang
mengandung ethanol
dibawah 1 % sebagai hasil
fermentasi yang direkayasa
adalah haram atas dasar
preventif, tapi
tidak najis.
5. Minuman yang dibuat dari
air perasan tape dengan
kandungan
ethanol minimal 1 %
termasuk kategori khamar.
6. Tape tidak termasuk
khamar.
7. .Ethanol yang merupakan
senyawa murni yang bukan
berasal dari
industri khamar adalah suci.
DEWAN PIMPINAN MAJELIS
ULAMA INDONESIA
Ketua komisi Fatwa : Prof. KH. Ibrahim
Hosen (Alm)8
Ditetapkan/difatwakan: Jakarta, 18 April
2000








